Dasar-dasar Flex
Udah pernah dengar tentang Flex? atau mungkin sudah mulai belajar?
Kali ini saya akan membahas dasar-dasar pemrograman dengan Flex. Bener-bener dasar karena saya juga masih baru belajar. :-)
Perlengkapan
Untuk membuat aplikasi Flex, kita tidak harus menggunakan FlexBuilder. Pengguna Windows bisa menggunakan FlashDevelop sedangkan pengguna Mac, saya dengar bisa menggunakan Textmate. Satu kekurangan IDE selain FlexBuilder adalah tidak adanya fitur WYSIWYG untuk mendesain layout.
Kita bisa juga menggunakan text editor apapun untuk menulis kode MXML dan ActionScript tapi kita harus melakukan kompilasi melalui command line. Repot dan rawan error.
Yang wajib kita punya adalah Flex SDK yang berisi Flex compiler dan framework . FlexSDK bisa didonlod di situs Adobe .
Struktur dasar dan MXML
Ada dua bahasa dalam Flex yaitu MXML dan ActionScript. MXML adalah bahasa berbasis XML yang digunakan untuk membangun UI (presentation layer) sedangkan ActionScript sebagai behavior atau logic layer nya. Mirip seperti hubungan antara XHTML dengan Javascript.
Sebuah file MXML Application mempunyai bentuk dasar seperti ini:
Tag mx:Application menyatakan bahwa file ini adalah file utama ( main file ) yang fungsinya sama dengan Document class di Flash.
Dalam buku “Flex for Developers” dijelaskan bahwa pada umumnya proses pengembangan aplikasi Flex meliputi:
- Membuat aplikasi MXML dengan FlexBuilder atau IDE yg lain
- Membuat layout dengan satu atau lebih containers
- Membuat UI dengan menambahkan UI controls ke dalam container
- Mendefinisikan data model untuk aplikasi
- Menambahkan external content seperti web service, koneksi ke file eksternal, dll
- Menambahkan data binding
- Memformat data yang ditampilkan
- Validasi user input
- Menulis ActionScript untuk menghubungkan komponen UI yg saru dengan yang lain
- Kompilasi
- Deployment
Dalam tulisan ini saya hanya akan membahas tentang proses nomor 1,2,3,6, dan 9 (maklum, masih newbie). Proses nomor 10 & 11 nggak perlu dijelaskan lagi.
Berikut ini contoh MXML yang saya gunakan dalam tutorial ini (silakan dikopi lalu coba dikompilasi ):
Dalam file MXML di atas, saya menggunakan beberapa komponen sebagai berikut:
- Containers : VBox , HBox
- UI controls : Label, TextInput, Button
Detil masing-masing komponen bisa dibaca di manual atau Flex Livedocs.
Tag mx:Script
Tanpa ActionScript, kode MXML di atas nggak ada gunanya.
Sebelum ke ActionScript, silakan berikut ini aplikasi yang akan kita buat :
ActionScript harus ditulis dalam lingkup tag mx:Script. Bentuk dasarnya adalah seperti ini:
File ActionScript Eksternal
Selain menulis kode ActionScript dalam file MXML, kita juga bisa menulisnya dalam file .as eksternal. Untuk menggunakan file .as eksternal, kita tinggal mengeset properti source dari tag mx:Script seperti ini:
Untuk menyederhanakan tulisan ini, saya menulis kode ActionScript dalam file MXML. Kalau Anda ingin menggunakan file eksternal, silakan.
Data Binding Expression
Satu-satunya cara agar komponen/kode MXML bisa “berbicara” dengan kode ActionScript maupun dengan komponen yang lain adalah melalui data binding expression yang berbentuk sepasang tanda kurung kurawal { }.
Kita lihat kode MXML di atas baris 7 – 12.
Kita ingin pada apapun yang kita ketikkan ke dalam komponen TextInput dengan id “name_txt” secara real-time ditampilkan oleh komponen Label dengan id “inputName”. Untuk itu kita perlu melakukan data binding antara properti text dari “inputName” dengan properti text dari “name_txt” seperti ini:
Ekspresi data binding yang kita gunakan adalah {name_txt.text}.
Silakan coba dikompilasi dan coba isi TextInput.
Catatan – id dalam MXML sama dengan instance name di Flash.
Oke, itu tadi data binding antara sebuah komponen dengan komponen yang lain. Kita juga bisa melakukan data binding antara MXML dengan ActionScript. Misalnya dalam aplikasi yang kita buat, kita ingin agar Label dengan id “title” diisi dengan sebuah variabel yang ditulis dalam kode ActionScript. Untuk itu kita buat sebuah var di dalam lingkup tag CDATA seperti ini:
Lalu kita lakukan binding di komponen Label dengan id “title” seperti ini:
Gampang kan? Coba dikompilasi dan lihat hasilnya.
Penggunaan komponen Button dan Alert akan saya bahas di tutorial selanjutnya. Kalo mau silakan baca sendiri di manual :-)
Thanks for reading.
Comments [7]
1. rachmat , 1423 days ago #
mw nanya mas,klo d flex untuk action scriptnya bsa available semua atau ga antara AS1,AS2,& AS3?
trma ksih atas pncerahannya
___graver|luvdesign|
2. aji , 1423 days ago #
akhirnya main flex juga :) saya inget dulu, “pake flash aja bisa bikin kayak flex, kapasitasnya juga lebih kecil” :D gimana kalau sekarang mas ab :D
3. Anggie Bratadinata (author) , 1423 days ago #
@Rachmat :
Flex 2 dan 3 butuh AS3. Nggak bisa pake AS2, apalagi AS1 (jadul bgt … :-) )
@aji:
Flex 3 beda , ada fitur yang otomatis bikin ukuran SWF jadi kecil. Jadi sekarang ga beda jauh sama Flash. ;-)
4. Handi , 1423 days ago #
Halo mas AB,
Ini introduksi yang bagus buat Flex :)
Ditunggu artikel berikutnya.
5. eky , 1421 days ago #
Wah..kalo gw pake Linux neh!,dulu pas pake windows sering pake command line dan ant script..cepet bro compilenya dibandingkan pake Flex Builder maklum masih pake RAM 256MB!. Kalo buat yang pake Linux kayak gw pake aja Flex Builder For Linux,bisa di dapet di labs.adobe.com tapi minimal RAM 512MB biar mulus ok!. Btw Nice Tutorial for NewBie!!;).
6. Rachmat , 1417 days ago #
thank’s bwt pncerahannya.
maklum newbie jg ne,bru mw tamat AS1.one step to AS2:D
____graver[luvdesign]
7. Danny , 1372 days ago #
Halo mas, klo mo kompilasi file MXML di atas gimana ya…?,
saya pake Plug-in Eclipse 3.2. Thanks ya…
Commenting is closed for this article.